Di Kamarku
sumber: pinterest
Rembulan
mengintip celah jendela
Mendengar
kabar tipis angin subuh
Suratnya
datang dengan menggigil
Di
sudut ruangan hatiku beku
Malam
tak lagi jadi panjang
Jangkrik
hilang ditelan fajar. Lalu kupu-kupu
bersolek
di atap-atap rumah. Seperti aku
Teratai
yang malu-malu
terganti
amarilis yang percaya diri
Kamarku
tuli dan meradang
Sebab
benang merah habis mencekik. Dari jari
yang
pernah menutup atap-atap rumah. Juga
lubang-lubang
kesepian
yang
akan kembali kita telan.

Komentar
Posting Komentar